Tugas Penerapan Komputer

Nama    : Anna Noor Fadilla

NIM       : I24110002

MK. Penerapan Komputer

1.       KEYBOARD

1

  • Speed

i. Repeat delay: kecepatan munculnya antara setiap huruf.

ii. Repeat Rate: mengatur kecepatan pengulangan karakter yang sama saat kita menekan satu tombol.

iii. Cursor blink rate: mengatur “kedipan” kursor yang sedang aktif.

2

  • Tab Hardware : untuk menunjukkan spesifikasi dari keyboard yang digunakan.

3

2.       MOUSE

Mouse adalah bagian dari perangkat keras yang termasuk alat input untuk computer. Pengaturan mouse dalam computer meliputi:

  • BUTTON

a)      Switch primary and secondary buttons berfungsi untuk menukar fungsi klik kanan dan klik kiri.

4

b)      Double-click-speed berfungsi untuk mengatur kecepatan mengklik 2x agar suatu folder bisa terbuka.

5

c)       Jika  Turn On ClickLock di centang maka ketika sutu folder di klik dan di tahan selama beberapa detik,maka akan seperti di drag.

6

  • POINTERS

a)      Scheme : untuk mengatur tampilan pointer.

7

  • POINTER OPTIONS

Untuk pengaturan efek pointer saat menggerakkannya,baik kecepatan,bayangan,atau penunjukkan lokasi pointer.

a)      Motion

b)      Snap to

c)       Visibility:

i.            Display Pointer

ii.            Hide pointer while typing

iii.            Show location of pointer when I press the CTRL key

8

  • WHEEL

Untuk pengaturan scroll yang ada pada mouse. Pengaturan yang dimaksud adalah pengaturan sejauh mana layar bergeser saat kita memutar scroll.

  • HARDWARE

Untuk  spesifikasi mouse yang digunakan.

9

3.       VGA

 10

Video Graphics Array atau VGA adalah perangkat hardware yang berfungsi untuk mengubah sinyal digital dari computer menjadi tampilan grafik di layar monitor,dengan kata lain seluruh tampilan atau gambar yang muncul di layar monitor adalah hasil dari kerja VGA.

4.       PROCESSOR

11

Processor disebut juga sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh komponen lainnya. Untuk melihat ukuran atau kapasitas processor bisa masuk ke my computer -klik kanan-properties.

5.       RAM

 12

RAM adalah Random Access Memory. Ram merupakan memori untuk menyimpan proses yang sedang dijalankan oleh computer. Penyimpanan dalam RAM bersifat volatile artinya hanya disimpan ketika ada arus listrik dan sistem komputernya berjalan.

6.       PRINT AND FAXED

 13

Adalah alat untuk mencetak hasil pekerjaan komputer ke dalam lembaran kertas. Pengaturan penggunaan printer juga dilakukan melalui control panel. Gambar diatas adalah gambar control panel untuk pengaturan printer dari windows 7.

7.       SOUND AND AUDIO DEVICES

 14

Sound merupakan perangkat untuk pengaturan suara melalui speaker atau headset. Pengaturan ini juga dilakukan melalui control panel.

8.       NETWORK CONNECTION

 15 16

LAN adalah port kabel untuk menghubungkan computer dengan jaringan. Jaringan yang dimaksud adalah jaringan internet menggunakan modem ataupun LAN. Jika langsung menggunakn modem,port kabel yang digunakan adalah port RJ 11,sedangkan untuk LAN digunakan port kabel RJ45. Spesifikasi dan pengaturan koneksi computer juga dilakukan melalui control panel.

9.       MOTHERBOARD

 17

Motherboard atau mainboard biasa disebut papan utama karena berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data dalam sistem kerja komputer. Pada motherboard ini terdapat soket tempat pemasangan processor dan juga beberapa soket untuk memasang perangkat lain seperti VGA card, Sound card dan lain-lain.

10.   HARD DISK

18

HardDisk merupakan tempat penyimpanan data yang bersifat non-volatile dan memiliki kapasitas hingga ukuran ratusan gigabyte. Jika Hard disk terdapat langsung pada PC, disk lainnya adalah Flash drive yang merupakan tempat penyimpanan data yang removable, artinya tempat penyimpanan data eksternal yang berada diluar komputer.

11.   FLASH DISK

 images

Berfungsi sebagai storage (penyimpan data) bersifat non volatile.

 

Buruknya Generasi Indonesia Akibat Tawuran

Indonesia dikatakan sebagai tanah syurga,jamrud khatulistiwa,apapun yang ditanam di sana pasti akan tumbuh subur. Namun, di balik gemilang sumber daya alamnya, Indonesia memiliki banyak sekali permasalahan sosial sumber daya manusianya. Mulai dari kasus KKN (Korupsi,Kolusi dan Nepotisme) ,sumber daya manusia (SDM) yang bergaya materialisme,hedonisme,kebebasan di atas segalanya, penggunaan narkotika, pornografi, penganiayaan, pelecehan, KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga), perceraian, trafficking, permasalahan kesehatan ibu dan anak bahkan tawuran antar anak sekolahan.

SDM Indonesia memiliki pemikiran yang lemah. Hal ini disebabkan oleh faktor spiritual yang lemah pada masyarakat Indonesia. Lihat saja anak-anak sekolah yang seharusnya belajar dengan baik,malah tawuran dijalanan merusak fasilitas umum bahkan merenggut nyawa seseorang.

Tawuran merupakan masalah pelik di Indonesia. Bagaimana tidak? Anak-anak generasi penerus bangsa melakukan tawuran. Apa jadinya Negara Indonesia ke depan apabila dipimpin oleh orang-orang yang suka tawuran?. Tawuran ini disebabkan oleh banyak faktor,diantaranya:

1. Lingkungan Mikro (Keluarga)

Sistem mikro adalah lingkaran yang paling dekat dengan anak yang meliputi kegiatan dan pola interaksi langsung dari anak dengan lingkungan terdekatnya seperti dengan orang tua,kakak dan adik kandungnya,sekolah,serta teman sebaya. Hubungan dua arah yang berlangsung dalam jangka waktu yang cukup panjang dan intensif di lingkungan terdekat ini mempunyai dampak terbesar dan mendalam pada perkembangan anak.  Dengan bertambahnya usia anak menjadi usia sekolah, sistem mikronya berkembang, yaitu disamping keluarganya, juga tempat penitipan anak dan sekolah. Hal paling penting dari sistem mikro adalah kontak dan interaksi langsung orang dewasa dengan anak dalam jangka waktu cukup panjang dan intensif. Namun apa jadinya jika anak tumbuh di lingkungkan keluarga yang mengalami kekerasan?. Anak yang tumbuh di lingkungan keluarga yang mengalami kekerasan / KDRT cenderung akan menumpulkan hati nurani anak,membuat anak terlibat dalam perbuatan kriminal, membuat anak menjadi pembohong, rendah diri, menimbulkan kelainan perilaku seksual,mengganggu pertumbuhan otak anak,dan menimbulkan prestasi belajar anak yang rendah.

Selain itu, apabila kondisi ini terus berlanjut sampai ia dewasa,maka anak akan melestarikan sikap kekerasan kepada generasi selanjutnya dengan alasan untuk mendidik dan mendisiplinkan anak, terlibat dalam kegiatan kriminal, mudah terpengaruh propaganda dari pemimpin yang mencari kambing hitam, menindas pihak yang lemah dan tidak menyadari perilaku kerasnya karena pengalaman masa kecilnya terkubur dalam bawah sadarnya.

2. Lingkungan MESO (Hubungan orang tua dengan sekolah)

Selain lingkungan mikro ada pula lingkungan meso yang mempengaruhi perkembangan anak dalam berperilaku. Sistem meso adalah lingkaran interaksi dan kesesuaian hubungan antar komponen dalam sistem mikro anak yang sangat mempengaruhi perkembangan anak seperti  hubungan anatara rumah dan sekolah. Orang tua yang tidak terdidik dan tidak menghargai pentingnya pendidikan dan hubungan dengan lembaga kelompok bermain/sekolah dan yang tidak berbicara dengan bahasa yang digunakan di sekolah anak, akan menyebabkan anak mengalami banyak masalah dalam menerapkan pembiasaan di kelompok bermain dan juga dalam melejitkan potensi kecerdasan jamak anak usia dini. Sebaliknya bila hubungan antar komponen tersebut serasi dan kuat, menyebabkan anak memiliki kemampuan akademik yang baik. Prinsip utama dari sistem meso adalah semakin kuat dan saling mengisi interaksi antar komponen dalam sistem meso, semakin besar pengaruh dan hasilnya pada perkembangan anak. Meskipun kehidupan keluarga harmonis, anak mendapat pujian orang tua dari kegiatannya, memperoleh pengajaran yang baik dari keluarganya, tetapi bila lingkungan masyarakat sekitar kurang mendukung atau bahkan tidak sesuai maka akan berpengaruh buruk pada perkembangan anak. Anak membutuhkan contoh yang konkrit, bukan teori. Contoh berperilaku baik bukan hanya ranah guru. Orang tua dan masyarakat juga harus memberikan contoh baik dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, orang tua harus membina hubungan dengan sekolah dan teman-teman si anak untuk dapat mengetahui perkembangan anak.

3. Lingkungan EXO

Sistem exo merupakan lingkaran dalam sistem sosial yang lebih besar dan tidak berperan secara langsung terhadap anak,dan anak juga tidak langsung berperan di dalamnya,tetapi interaksi komponen dalam sistem ini seperti dalam bentuk keputusan pada tataran lembaga yang mempunyai hubungan dengan anak, berpengaruh terhadap perkembangan anak. Keputusan-keputusan dari tempat kerja orang tua, komite sekolah, atau lembaga perencanaan adalah contoh dari sistem exo yang dapat mempengaruhi anak baik positif maupun negatif meskipun anak tidak langsung terlibat dalam lembaga-lembaga tersebut. Contoh lain adalah kekejaman orang dewasa yang terjadi di lingkungan tempat tinggal anak dapat berpengaruh pada kesulitan anak untuk tidur. Selain itu, keputusan dalam dunia pendidikan yang menerapkan pelajaran tambahan yang bermaksud agar anak lebih banyak waktu belajar, target nilai ujian nasional yang setiap tahun naik malah akan menimbulkan anak stress.

4. Lingkungan Makro

Sistem makro merupakan lingkaran terluar dari lingkungan anak yang terdiri dari nilai-nilai budaya, hukum dan peraturan perundangan, adat kebiasaan, kebijakan sosial dan lain sebagainya. Seluruh komponen dari sistem ini juga berpengaruh terhadap perkembangan. Kecanggihan teknologi seperti televisi, internet, jejaring sosial dan lain sebagainya memberi pengaruh besar terhadap perkembangan anak. Oleh karena itu, lingkungan mikro, meso dan exo memiliki peran sebagai pengawas anak di dalam lingkungan makro.

Untuk mengantisipasi tawuran antar pelajar ini , mentri pendidikan dan kebudayaan turun tangan serta merumuskan beberapa solusi untuk tawuran pelajar. Pertama, polisi melakukan sweeping dengan frekuensi yang lebih sering. Para supir metromini dan mikrolet juga harus bisa diajak kerja sama. Apabila ada yang membawa barang yang mencurigakan akan di razia. Kedua, Kemendikbud mengatakan juga bahwa jajarannya akan mengurus dispensasi bersama dengan dewan dan komite sekolah untuk lebih sering melakukan pertemuan untuk melihat langsung apa yang terjadi di lapangan dalam waktu dekat. Selain itu, akan ditingkatkan kegiatan dan fasilitas ekstrakurikuler terutama bagi pelajar pria. Namun solusi peningkatan kegiatan ekstrakurikuler ini masih diperdebatkan karena ada sebagian pakar psikolog yang mengatakan bahwa semakin banyak kegiatan bagi pelajar akan menambah stress pada pelajar.

Anggota Komisi I DPR RI dari fraksi PKS, Almuzzammil yusuf juga mengatakan bahwa salah satu solusi tawuran adalah adanya Rohis di sekolah. Rohis adalah solusi positif menekan tawuran dan napza. Terbukti mayoritas aktifis rohis sekolah banyak yang berprestasi baik secara akademik maupun dalam kegiatan OSIS.

Selain itu, dilakukannya pendekatan dan pencerahan psikologis untuk mencegah terjadinya tawuran. Tawuran merupakan perilaku tawuran. Perilaku tawuran erat hubungannya dengan emosionalitas dan rasionalitas para pelajar, di mana saat tawuran emosionalitas lebih berkuasa daripada rasionalitas. Oleh karena itu, solusi terbaik yaitu solusi yang berhubungan dengan substansi daripada emosionalitas-rasionalitas para pelajar. Artinya, perlu adanya pendekatan psikologis selama mereka berada di sekolah. Mereka harus mendapatkan pencerahan psikologis dari pihak yang kompeten dan mempunyai keahlian atau kompetensi di bidang itu. Menanamkan kesadaran bahwa tawuran itu tidak ada segi positifnya. Menanamkan cara berfikir positif tentang bagaimana cara menyelesaikan masalah secara baik-baik. Mengajari bagaimana caranya menghindarkan diri dari terjadinya tawuran. Memberitahu bagaimana caranya menyelamatkan diri dari bentrokkan antar pelajar. Menanamkan faham bahwa mengalah bukanlah kalah. Mengajarkan bagaimana usaha untuk mengendalikan emosi negatif menjadi emosi positif.

Untuk itu, dibutuhkan pencerahan-pencerahan psikologis yang langsung menyentuh kejiwaan para pelajar. Tentu, harus dilakukan oleh pihak yang mempunyai keahlian untuk itu.

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi output industri tepung terigu di Indonesia periode 1986 – 2003

Laju pertumbuhan sektor industri pada negara maju maupun negara berkembang relatif lebih cepat dibanding sektor pertaniannya. Sektor ini berangsur-angsur menggantikan peranan sektor tradisional (sektor pertanian) dalam menyerap tenaga kerja dan sumber pendapatan negara. Hal ini memberi indikasi bahwa perkembangan sektor industri sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi secara nasional. Hingga saat ini, sektor industri telah memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, pada subsektor industri pengolahan, industri yang menyumbang paling besar terhadap PDB adalah industri makanan, minuman dan tembakau. Industri tersebut menyumbang lebih dari separuh jumlah PDB yang disumbangkan oleh subsektor industri pengolahan tanpa migas setiap tahunnya. Industri tepung terigu yang merupakan salah satu bagian dari industri makanan kini telah menjadi komoditi makanan tambahan yang cukup penting bagi masyarakat Indonesia. Industri tepung terigu memiliki keterkaitan (linkages) dengan industri nasional lainnya.

sumber:Tasliah, Elsa

Category: artikel  Leave a Comment

Hello world!

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!